“Jadikan Safarmu Jalan Pintas Menuju Surga

Tanggal

(22 – 24 Desember 2017)
4 – 6 Rabi al-Thani 1439 H

Materi

Meningkatkan nilai ke-TAUHID-an dalam keluarga
Manajemen Keluarga Perisapan Safar Panjang  Menuju Surga
Membentengi Keluarga dari pengaruh aliran sesat
Mendidik Generasi Islami di Zaman Fitnah
Fieldtrip Safar Summit Merapi

Muqaddimah

Islam merupakan agama yang sempurna, tidak boleh ditambah dan dikurangi, sehingga kewajiban seorang mukmin adalah Ittiba’ (Mengikuti). Sebagaimana firman Allah Subhanahu Wa Ta’ala;

“… Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu …” [Al-Maa-idah: 3]

Al-Hafizh Ibnu Katsir rahimahullah (wafat th. 774 H) menjelaskan, “Ini merupakan nikmat Allah Azza wa Jalla terbesar yang diberikan kepada umat ini, tatkala Allah menyempurnakan agama mereka”.

 Dengan pertolongan yang sempurna, dan penyempurnaan syari’at baik dhohir maupun batin, masalah ushul (pokok) maupun furu’ (cabang). Dengan demikian cukuplah Al Qur`an dan As Sunnah sebagai pedoman dan petunjuk untuk setiap permasalahan agama ini.

Aku telah tinggalkan pada kamu dua perkara. Kamu tidak akan sesat selama berpegang kepada keduanya, (yaitu) Kitab Allah dan Sunnah Rasul-Nya. (Hadits Shahih Lighairihi, H.R. Malik; al-Hakim, al-Baihaqi, Ibnu Nashr, Ibnu Hazm. Dishahihkan oleh Syaikh Salim al-Hilali di dalam At Ta’zhim wal Minnah fil Intisharis Sunnah, hlm. 12-13).

Dalam memahami isi dari Al Qur’an dan As Sunnah kita wajib memiliki dasar Ilmu, sebagaimana Ibnu Abbas ra Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda;

”Barangsiapa yg berkata mengenai Al-Qur’an tanpa ilmu maka ia menyediakan tempatnya sendiri di dalam neraka” (HR.Tirmidzi)

Penting bagi seluruh mukmin untuk terus haus akan ilmu. Dalam Al-Quran, orang-orang yang bodoh dalam memahami agama Islam disebut sebagai orang-orang yang tidak berakal.

“Sesungguhnya sejelek-jeleknya binatang di sisi Allah adalah orang-orang yang tuli dan bisu (dalam menerima kebenaran), yaitu orang-orang yang tidak berakal.” (QS. Al-Anfal : 22)

Daurah As-Sunnah dalam naungan manajemen Wisata Islami memberikan wadah untuk para mukmin yang haus akan ilmu agama, sehingga dapat meningkatkan kadar wawasan dan pelatihan pada diri setiap mukmin, baik sebagai individu maupun sebagai pemimpin untuk kepentingan aktivitas islam, atau untuk kepentingan dakwah dan Jamaah.

PEMATERI

Insya Allah

Ustadz Farid akhmad Okhbah, Lc., MA.

(Pendiri Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia)

[ultimate_modal modal_on=”custom-selector” modal_on_selector=”.wong1″ overlay_bg_opacity=”80″]

Ustadz Farid Akhmad Okhbah, Lc., MA.

Ustadz Farid Akhmad Okhbah, Lc., MA. Hafidzahullah merupakan pakar dan peneliti aliran sesat Syi’ah, Pendiri Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia dan ketua pengurus Yayasan Al-Islam dengan kegiatan pengelolaan dakwah melalui dunia maya, yaitu di situs www.alislam.or.id yang online kali pertama pada 12 Desember 1998. Beliau seorang pemerhati masalah kesesatan Syi’ah selama berpuluh – puluh tahun. Buku karangan beliau berjudulkan Ahlussunnah Waljamaah dan Dilema Syi’ah di Indonesia. Buku tersebut berisi fakta dan data perkembangan Syi’ah di Indonesia, semoga kita bisa mengambil pelajaran, mempelajari betapa rusaknya aqidah Syi’ah kemudian mendakwahkan masyarakat dari batil dan rusaknya aqidah ini.

[/ultimate_modal]

Ustadz Munzir Situmorang. Lc

(Pakar Akidah dan Kristologi Indonesia)

[ultimate_modal modal_on=”custom-selector” modal_on_selector=”.wong2″ overlay_bg_opacity=”80″]

Ustadz Munzir Situmorang. Lc

Ustadz Munzir Situmorang. Lc seorang pakar kristologi yang sering berdakwah ke penjuru negri. Banyak mualaf yang masuk islam dikarenakan dakwahnya. Beliau gencar sekali untuk berdakwah hingga penjuru negri dan juga memfasilitasi Ustadz – ustadz muda yang ingin mengabdi hingga penjuru negri. Menurut beliau Islam membawa Alquran yang dibawa turun lewat malaikat dan menjadi petunjuk bagi orang-orang yang beriman.”Islam merubah peradaban. Islam masuk ke Irian, mereka yang pakai koteka berubah memakai pakaian, ini bukti Islam merubah perdaban,”

[/ultimate_modal]

Hari/Tanggal Jam Acara
Jum'at/ 22 Desember 2017 10.00 - 12.00 Penjemputan di Bandara Adi Sucipto, Stasiun Tugu Yogyakarta, & Terminal Giwangan
InsyaAllah penjemputan akan dikordinasikan melalui group Daurah As-sunnah Jogja setelah pendaftaran
12.00 - 16.30 Pembagian kamar peserta Daurah, Acara Bebas & Persiapan Acara 
InsyaAllah akan dilaksanakan sholat berjama'ah di Aula yang telah disediakan
16.30 - 17.30 Pembukaan oleh pelaksana Daurah As-Sunnah & Perkenalan Peserta Daurah
Perbanyak Dzikir Petang -  InsyaAllah akan dibagikan buku saku Dzikir Pagi Petang
17.30 - 19.30  Ishoma ( Istirahat, Sholat, Makan)
19.30 - 21.00

KAJIAN SESI 1 : TAUHID
Pemateri :Ustadz Munzir Situmorang. Lc
Tema : Meningkatkan nilai ke - TAUHID - an dalam keluarga

21.00 - 21.30 Tanya Jawab 
21.30 Istirahat, Ibadah, Kegiatan Pribadi
Sabtu/ 23 Desember 2017 04.00 - 07.00 Subuh berjama'ah & Tausiyah 
InsyaAllah Tausiyah akan disampaikan oleh: Ustadz Farid Akhmad Ohbah, Lc., MA.
07.00 - 09.00 MCK & Makan Pagi
09.00 - 10.30 KAJIAN SESI 2 : MANAJEMEN KELUARGA
Pemateri : Ustadz Munzir Situmorang. Lc
Tema : Manajemen Keluarga Dalam Persiapan Safar Panjang Menuju Surga
10.30 - 11.00 Tanya Jawab 
11.00 - 15.30 Ishoma ( Istirahat, Sholat, Makan)
Disediakan peralatan dan instruktur memanah untuk mencoba salah satu olahraga sunnah (GE Force Archery Jogja Indonesia)
15.30 - 17.30 KAJIAN SESI 3 : MANAJEMEN RISIKO PAHAM ALIRAN SESAT
Pemateri : Ustadz Farid Akhmad Ohbah, Lc., MA
Tema : Membentengi keluarga dari pengaruh aliran sesat
17.30 - 18.30 Ishoma ( Istirahat, Sholat, Makan) & Bincang - bincang
18.30 - 20.00 KAJIAN SESI 4 : MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAMI
Pemateri : Ustadz Farid Akhmad Ohbah, Lc., MA
Tema : Mendidik Generasi Islami di zaman fitnah
20.00 - 20.30 Tanya Jawab 
20.30 - 22.00  Night Barbeque + Makan Malam & Family Games
InsyaAllah dalam waktu ini dapat berbincang lebih banyak dengan Ustadz Farid Akhmad Ohbah, Lc., MA
22.00  Istirahat, Ibadah, Kegiatan Pribadi
Ahad/ 24 Desember 2017 04.00 - 06.30 Subuh berjama'ah 
InsyaAllah dapat melakukan dzikir pagi hingga waktu syuruk
06.30 - 07.00  MCK & Makan Pagi
07.00 - 10.00  Fieldtrip Safar Summit Merapi
Pemateri : Dr. Langgeng Wahyu Santoso, M.Si. 
Ustadz Farid Akhmad Ohbah, Lc., MA.
Tema : Jadikan Safarmu Bernilai Ibadah dalam Meningkatkan Ketakwaan
10.00 - 11.00  Penutupan + Pembagian Oleh - Oleh Khas Jogja Untuk Setiap Keluarga 
11.00 - 12.00  Pengantaran ke Bandara Adi Sucipto, Stasiun Tugu Yogyakarta, & Terminal Giwangan 
InsyaAllah penjemputan akan dikordinasikan melalui group Daurah As-sunnah Jogja setelah pendaftaran

Fasilitas

  1. Penjemputan & Pengantaran balik, baik di Bandara International Adi Sucipto Yogyakarta, Stasiun Yogyakarta, Terminal Giwangan.
  2. Sertifikat keikutsertaan Daurah As-Sunnah
  3. Akomodasi Standart Bintang 3
  4. Makan 3 kali (B, L, D)
  5. Snack (coffe Break)
  6. Hadiah Kitab – kitab
  7. Marchendise (Booknote, Pena dan Pouch)
  8. Previllage Member (Benefit : Potongan harga untuk program Daurah As-sunnah)
  9. Kegiatan Memanah untuk Ikhwan & Akhwat
  10. Bimbingan Sirah Nabawiyah Untuk Anak (<12 Tahun)

Rincian Harga

No

Paket Jumlah Harga

1

Per – Individu 1 Orang

Rp. 2.000.000,-

2

Keluarga 2 Orang (Suami & Istri) + Gratis 2 Anak*

Rp. 3.500.000,-

3

 Anak (usia < 12 tahun) 1 Orang

Rp. 500.000,-

KETERANGAN

  • Paket Keluarga dikhususkan untuk 2 orang yang terdiri dari Suami & Istri
  • Anak dengan katagori umur < 12 tahun digeratiskan dalam biaya program dan dikenakan biaya tambahan berupa uang makan & fieldtrip sebesar Rp. 500.000,- / anak
  • Keterangan untuk anak yang ikut dapat ditulis dalam catatan keterangan saat pendaftaran Daurah As-Sunnah
  • Akhwat yang mendaftar masuk dalam Paket Keluarga (diwajibkan safar dengan mahram)

Alur Pendaftaran Online

Segera ajak keluargamu, dengan klik IKUT DAURAH InsyaAllah bersama keluarga bertamasya ke taman-taman surga

Tata tertib dibuat untuk kenyamanan dan keamanan bersama dalam mengikuti daurah. Semoga dengan memenuhi peraturan yang ada timbul suasana yang nyaman dalam mempelajari dan mendengarkan ceramah .

[ultimate_modal modal_title=”TATA TERTIB PESERTA DAURAH AS-SUNNAH” modal_on=”custom-selector” modal_on_selector=”.tatib” modal_style=”overlay-fade” overlay_bg_opacity=”80″]

UMUM

 

  1. Setiap peserta yang telah melakukan konfirmasi pembayaran melalui email admin Daurah As-Sunnah wajib tergabung dalam group pendampingan Daurah As-Sunnah, baik akhwat maupun ikhwan.
  2. Setiap peserta Daurah As-Sunnah wajib menjaga keamanan, ketertiban dan menaati peraturan – peraturan yang ada.
  3. Setiap peserta Daurah As-Sunnah wajib menjaga kebersihan di dalam maupun di luar tempat Daurah baik sebelum acara dimulai maupun setelah selesai acara.
  4. Setiap peserta Daurah As-Sunnah wajib untuk memelihara dan menjaga perlengkapan dan fasilitas tempat Daurah berlangsung selama kegiatan.
  5. Setiap peserta Daurah As-Sunnah dilarang merusak, dan membuat coretan pada fasilitas dan sarana lokasi Daurah berlangsung.
  6. Setiap peserta Daurah As-Sunnah harus menempatkan tas dan barang bawaan yang lainnya ditempat yang telah ditentukan panitia dan menjaga barangnya sendiri-sendiri.
  7. Setiap peserta Daurah As-Sunnah dilarang membawa senjata bentuk apapun, alat-alat musik dan barang-barang berbahaya/ terlarang lainnya.
  8. Setiap peserta Daurah As-Sunnah yang membawa kendaraan wajib memarkir kendaraannya dengan rapi ditempat yang telah ditentukan.
  9. DILARANG KERAS UNTUK SETIAP PESERTA DAURAH AS-SUNNAH UNTUK BERJUALAN DALAM BENTUK APAPUN, BAIK BUKA LAPAK/TENDA, LESEHAN ATAUPUN RUKO/KIOS YANG SENGAJA DISEWA SELAMA DAURAH BERLANGSUNG.
  10. DILARANG MEROKOK di seluruh area pelaksanaan Daurah.
  11. KETERBATASAN LAHAN PARKIR DI SETIAP PELAKSANAAN DAURAH, PESERTA DIHIMBAU UNTUK SALING BERKORDINASI ANTARA PESERTA BILA MEMANG LOKASI KEBERANGKATAN BERDEKATAN. HAL INI DAPAT DIKORDINASIKAN MELALUI GROUP BIMBINGAN.
  12. Peserta Daurah As-Sunnah yang membawa kendaraan pribadinya wajib memarkirkan kendaraannya dengan RAPI, TIDAK MENINGGALKAN BARANG BERHARGA DALAM MOBIL, DAN PASTIKAN KENDARAAN TERKUNCI DENGAN AMAN.

MAJELIS

 

  1. Peserta Daurah As-Sunnah wajib menjaga adab – adab majelis ilmu dan senantiasa mengikhlaskan niatnya semata – mata untuk mencari ridho Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
  2. Berwudhuk sebelum bergabung dalam majelis Ilmu.
  3. Menggunakan pakaian bersih dan menutup aurat
  4. Memakai wangi – wangian.
  5. Peserta Kajian mengikuti acara sesuai jadwal yang ditentukan panitia.
  6. Dilarang membuat gaduh dan mengganggu jalannya Kajian Ilmiyah.
  7. Duduk rapat-rapat (supaya syaitan tidak mencelah di antara kita dan supaya ALLAH SWT satukan hati kita dan wujudkan sifat kasih sayang di antara kita). Ketika para Sahabat ra duduk dalam majlis ilmu yang dikendalikan oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, mereka duduk rapat-rapat hinggakan daun yang gugur dari pokok tidak jatuh ke tanah, tetapi jatuh ke riba dan bahu mereka.
  8. Sebaik-baiknya duduk dalam posisi tahiyat awal dan kalau boleh, lutut kita bertemu dengan lutut si pembaca ta’alim. Kalau penat duduk tahiyat awal, bolehlah berubah kepada posisi tahiyat akhir. Kalau tidak mampu juga, bolehlah duduk bersila. (Cara duduk beginilah yang ditunjukkan oleh Malaikat Jibril Alaihi Sallam ketika dia datang kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam dan mengajukan beberapa soalan kepada Baginda, dengan disaksikan oleh para Sahabat.)
  9. Apabila disebut nama Allah Subhanahu Wa Ta’ala, kita sambut dengan Allahu azza wajalla atau Allahu Jalla Jallaluhu atau Subhanallah.
  10. Apabila disebut nama Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, hendaklah kita berselawat ke atas Baginda. (Malaikat melaknat orang yang tidak berselawat bila nama Baginda disebut)
  11. Bila disebut nama para Sahabat atau Sahabiah, kita sambut dengan RadhiAllahu Anhu / Anha.
  12. Bila disebut nama orang-orang alim (seperti tabi’en, imam-imam besar dan sebagainya), kita sambut dengan Rahmatullah Alaih.
  13. Bila disebut nama musuh-musuh Allah Subhanahu Wa Ta’ala (seperti Iblis, Fir’aun, Namrud, Abu Lahab dan sebagainya), kita dibolehkan menyambut dengan Laknatullah Alaih.
  14. Jangan mengganggu perjalanan majlis (seperti berbual-bual atau bersalam-salam bila datang lewat)
  15. Menghadiri majlis ilmu adalah lebih baik daripada melakukan ibadah-ibadah sunnah yang dilakukan bersendirian. Seandainya kita datang ke masjid dan mendapati majlis ilmu sedang berlangsung, kita digalakkan supaya duduk dalam majlis ilmu dan menggantikan sholat tahiyatul masjid dengan zikir “Subhanallah Walhamdulillah Wa lah Ilaha Ilallah Wallahu Akbar” X 3 kali.
  16. Ta’azeem bil Qalbi (Memuliakan dan membesarkan majlis di dalam hati)
  17. Tashdiq wa Yaqin (Membenarkan dan meyakini akan segala yang didengar)
  18. Tabligh wa Amal (Mempunyai niat untuk menyampaikan dan mengamalkannya)
  19. Bagi yang membawa handphone (HP) dan alat komunikasi lainnya harap dimatikaan ketika Majelis Ilmu sedang berlangsung.
  20. Peserta yang ingin merekam kajian diharapkan di tempat yang telah disediakan panitia Daurah As-Sunnah.
  21. Dilarang membawa anak kecil dalam majelis.
  22. Duduk dan memposisikan mendekat ke pembicara, hal ini sesuai dengan sunnah dan juga
  23. Dalam mengajukan pertanyaan harap dituliskan dalam secarik kertas.
  24. Apabila peserta ingin keluar atau masuk ditengah berlangsungnya majelis ilmu maka peserta wajib mengacungkan tangan selayknya meminta izin.

 

KONSUMSI

 

  1. Sesuai dengan tata tertib sebelumnya peserta Daurah As-Sunnah wajib untuk menjaga kebersihan, terutama setelah selesai makan dan minum.
  2. Panitia akan mengarahkan untuk lokasi pengambilan konsumsi dan pengembalian (pembuangan sampah) setelah selesai menyantab makanan dan minuman.
  3. DILARANG KERAS UNTUK MEMBUANG SAMPAH SEMBARANGAN. Panitia akan menyediakan tempat-tempat sampah di lokasi yang panitia rasa memang perlu.

 

KAMAR MANDI

 

  1. Setiap peserta Daurah As-Sunnah wajib melaksanakan adab – adab kamar mandi yang sesuai dengan syari’at Islam
  2. Keterbatasan kamar mandi di lokasi penyelenggaraan Daurah As-Sunnah maka peserta wajib untuk antri secara teratur.
  3. Setiap peserta wajib menjaga kebersihan kamar mandi di lokasi penyelenggaraan Daurah As-Sunnah.
  4. Peserta hanya boleh mandi di kamar masing – masing yang telah ditentukan oleh panitia.
  5. Peserta wajib melakukan penghematan dalam penggunaan air.

 

 

 

PENGINAPAN

 

  1. Panitia telah menyediakan kamar sesuai dengan jumlah dan permintaan dari peserta.
  2. Setiap barang yang ditinggal didalam kamar menjadi tanggung jawab setiap peserta masing – masing.

 

KELUAR LOKASI

 

  1. Peserta yang hendak keluar dari lokasi kajian wajib lapor kepada panitia/petugas keamanan.
  2. Selama peserta diluar lokasi daurah, wajib menjaga adab-adab dan sopan – santun.
  3. Peserta yang keluar lokasi wajib kembali jika keperluannya telah selesai.

[/ultimate_modal]